Showing posts with label Tuhan. Show all posts
Showing posts with label Tuhan. Show all posts

Wednesday, January 26, 2022

Providentia Dei (2)

Alam rasa membawaku kembali ke suatu masa... 
Kala melintasi jalan makadam di suatu senja
Nyaris gelap tanpa cahaya
Akhh...!!! 
Tak sanggup membayangkan ulang semua rasa itu
Tak mampu kutuliskan perjalanan batin waktu itu
Terlalu banyak emosi waktu itu
Tak tau bagaimana kubisa melewati badai itu
Ah... 
Anehnya semua terlalui
Melalui cara-cara yang aduhai
Campur tangan Sang Ilahi
Matur nuwun, Gusti. 

[24.01.22]

Friday, July 16, 2021

Suara Hati Alam

Dengarkan teriakan halilintar! 
Menggelegar mengguncang langit! 
Melecutkan kilatan cahaya! 
Menyilaukan dimalam gelap! 
Apa dayamu manusia? 
Kala alam menyuarakan isi hatinya
Marah akan kebebalanmu
Sakit hati karena perilakumu

Bertobatlah ... bertobatlah... bertobatlah

13.07.21 | perenungan masa pandemik


Sang

Engkau:
Allah Sang Pemberi
Pun Allah Sang Pengambil
Allah Sang Pemelihara
Pun Allah Sang Perusak

Engkau:
Allah Yang Maha Kuasa
Segalanya kepunyaanMu

Siapakah manusia? 
Hanya makhluk sementara yang dihempas ke bumi
Bersujudlah dihadapanNya
Akuilah Dia Yang Maha Besar

13.07.21 | perenungan masa pandemik

Thursday, May 06, 2021

Providentia Dei

Stepping forward, leaving all behind
Letting all go to go, starting a new beginning
This is my journey of faith and God's Providence

[5.5.21]

Tuesday, August 18, 2015

Sang Khalik Nomor Wahid

Andai aku sebaik Sang Khalik:
Memberi apapun tanpa pamrih,
Mengampuni seribu atau jutaan kali,
Merelakan semua yang dimiliki…

Ah …aku tidak mau menjadi baik nomor wahid!
Aku mau Sang Khalik-lah yang terbaik!
Supaya semua orang sadar, hanya Dia yang Maha Baik!



[270715]

Tuesday, March 10, 2015

Nelangsa

Lihatlah negeri sahaya
Negeri segala rupa
Negeri semua warna
Sang Pencipta melukisnya, sempurna
Sang Pujangga mensyairkannya, indah
Si jalma manungsa mensyukurinya pun tidak
Semua yang hijau dijadikan coklat
Yang berair dibuatnya gersang
Tumpukan tatanan diporakporandakan
Dhuh Gusti, apa yang terjadi di negeri sahaya
Sudah waktunya kah Engkau turun tangan?


[080315]

Monday, February 23, 2015

So Help Us God

Disini kami berdiri
Di tempat suci
Saling melingkarkan cincin
Janji sehidup semati

Pandangan ke depan
Meninggalkan yang di belakang
Menapaki tangga kekinian
Menyatukan beda masa demi asa

Disini kami berdiri
Untuk kami melangkah
Kami sudah bersedia
Sampai Tuhan memisahkan kami


[CD; 220215]

Wednesday, September 04, 2013

MEJIKUHIBINIU

Aku adalah pelangi bentukan 7 ragam warna.
Saksikan warnaku untuk memahami aku.
Merah adalah keberanianku melewati tiap tantangan
Jingga adalah keceriaanku menjalani hidup
Kuning adalah kefleksibelanku akan hal yang tak kusuka
Hijau adalah cintaku pada alam
Biru adalah ketenangan batinku
Nila adalah semua ketidaktahuanku
Ungu adalah relasiku dengan Pemberi Hidup


[020913]

Monday, July 15, 2013

D

Have you seen the beauty of night sky?
In a chilly hilly faraway city
'twas after long downpour as the story began
Each by each came out the stars
Thousands times seven if one can count

As far as the eyes catching its glimpse of lights
Heart lifted high in searching for One Light
The Light that was and is and is to come
The truest among any others
Have you seen the beauty of Light?


[120713]

Thursday, July 11, 2013

Kapan?

Saat ini,
Ketika yang baik bersanding dengan yang buruk
Kebas akal budi dan rasa 
Tergilas pusaran waktu
Mengharap uluran tangan Pemrakarsa Hidup
'tuk penuhi suatu janji
Yang terpatri rapi dihati:
Aku harus pergi


[110713]

Sunday, May 19, 2013

SUDAH


Sekelebat sepasang mata menatapku
Mata yang nyaris rusak penuh tetesan darah yang mengering
Diatasnya puluhan duri menembusi daging dahi yang setipis kertas
Darah bercampur keringat tidak layak untuk dilihat

Sekelebat pula kurasakan
Bukan pilu atau ngilu terpancar dari sepasang mata itu
Bukan pula sedih atau pedih
Ada yang lain disinar mata itu

Sesuatu yang tulus…entah untuk apa?
Sesuatu yang bermakna…entah untuk siapa?
Sesuatu yang indah…entah bagaimana?
Sesuatu yang suci…entahlah?

Entah kenapa sepasang mata itu memandangku
Seolah aku ini pendosa
Aku pun menundukkan muka berharap bayangan itu pergi
Membawa serta hiruk pikuk rekam kejadian kehidupanku
Yang ditayangkan ulang oleh otak bebalku terus dan terus
Pun disisipkan tulisan besar berjalan lambat berwarna merah terang
DOSA…DOSA…DOSA…

“Oh…Tuhan…cukup sudah…!”
Teriakku melampaui gemuruh duniaku
 “Ampuni aku!”

Dan sepasang mata yang sudah babak belur itu
Memandangku dengan tatapan penuh cinta seolah berkata
Sudah Kulakukan.


[Paska 2013, 310313]

Tuesday, September 18, 2012

b…a…h…a…g…i…a…


Maaf jika harus kuungkapkan rasa ini
Mungkin kau kan iri atau ikut mensyukuri
Tapi ku terlalu bahagia menjalani hari demi hari
Ya…kau tak salah baca…aku bahagia…b…a…h…a…g…i…a…

Mungkin kau menuduh itu sandiwara
Atau  bergunjing sebab musababnya
Tapi ku tak peduli walau mungkin mendengar
Ku tak sakit hati walau harus kontrol diri

Jangan kau pikir karena aku suci
Taat beribadah pun berbuat bajik
Lepas dari dosa semerah kirmizi
Maka bahagia jadi pahala

Aku tetap tidak sempurna
Lemah dalam cobaan
Terbatas dalam talenta
Tidak mengurangi kebahagiaan ini

Aku bahagia karena aku bahagia
Dan kusyukuri tiap kebahagiaan
Buka Kitab Suci jika tak percaya
Semata-mata pemberian Ilahi

[170912]

KasihNya


Kunikmati kasih Allah
Dalam lantunan puji-pujian
Pun rangkaian syafaat
Dan nasehat dari mimbar

Kunikmati kasih Allah
Dalam semarak bunga
Taburan bintang
Kicauan burung

Kunikmati kasih Allah
Dalam tiap interaksi
Antara aku, kau, dia, mereka
Tua, muda, remaja, bayi

Kunikmati kasih Allah
Dalam segala keberadaanku
Maka jiwaku pun tenang
Karena kasihNya

[170912]

Nyanyian bocah


Gajah boleh besar dan kuat
Simpanse jagonya memanjat
Aku yang kecil ini hanya mau taat

Singa boleh pintar berburu
Jerapah bisa pilih pucuk
Aku yang lemah ini hanya bersyukur

Aku ini kecil nan lemah
Tapi tercipta istimewa
Karna Dia mengasihiku: anakNya

[170912]

Tuesday, May 29, 2012

Jika hari ini ada dan besok tiada

Pagi ini seperti biasa
Kusapa tiap tanaman
Tak terkecuali
satu kembang warna ungu
Yang selalu bersemi
kadang satu, kadang dua
Indah dalam kesahajaan
Menisbikan batasan waktu
pun putaran musim
Hari-hari tiada yang buruk
Hanya persembahan suka
yang kan layu di penghujung senja
Bukankah hidup seperti ini
Melakukan panggilan hidup
Tidak mencari nikmat duniawi
Inilah persembahan yang benar
hanya untuk Sang Pencipta


[untuk bunga ungu ditamanku, 280512]




Wednesday, May 23, 2012

Bojong Pojok Sebelum Belok (7)

Disini kulihat langit:


Sesekali biru menawan
kadang putih berawan
kadang mendung pekat


Malam tidaklah gulita
tapi jingga muda merona
seolah terpancar dari sorga


Disini kulihat langit:
Dan kupuji Sang Pencipta!


[sebuah doa syukur, 210512]

Tuesday, April 03, 2012

Kasih yang nyata

KasihMu itu nyata
seperti hujan diawal musimnya:
Membersihkan endapan debu ditiap daun
Menutup retak-retak kering tanah
Menumbuhkan tunas-tunas baru
Menghidupi tiap makhluk


Maka, aku bersujud dihadapanMu
menyampaikan salam syukurku:
Atas limpahan kasihMU
dalam hidupku


Kini, aku pun bersuka!


[030412]







Tuesday, February 28, 2012

Hanya menulis

Akankah Kau alihkan mataMu jika tinta ini kugerakkan?
Sudikah Kau palingkan wajahMu jika kertas ini sarat kata?


Aku hanya tak sanggup memandangMu
Apalagi tinggal dalam kekudusanMu


Engkau tentu tau, tangan ini kan tetap setia pada tugasnya
Menceritakan tiap Karya yang luar biasa








... Engkaupun meninggalkanku dengan binar di Muka


[280212]

2012

Apa guna bernafas jika tiada ingat Sumber Hidup?
Kenapa berhawa nafsu jika tiada kenal Sang Penyedia?
Haruskah merasa perkasa tanpa mengetahui Pemilik Kuasa?
Perlukah berpikir masuk sorga tanpa mengakui Juru Selamat?


Bertobat sebelum telat!
Esok mungkin kiamat!


[280212]

Diberi tuk dibagi

Padaku Kau lihat kemungkinan: 
menjadi lebih taat
pun penuh kasih sayang


Maka atasku Kau berikan:
tiap karunia yang berbeda
dan ketepatan talenta


Pujian syukur kupanjatkan:
atas anugerah yang melimpah
untukku kan bagikan dengan riang ria


[280212]