Showing posts with label Allah. Show all posts
Showing posts with label Allah. Show all posts

Friday, July 16, 2021

Suara Hati Alam

Dengarkan teriakan halilintar! 
Menggelegar mengguncang langit! 
Melecutkan kilatan cahaya! 
Menyilaukan dimalam gelap! 
Apa dayamu manusia? 
Kala alam menyuarakan isi hatinya
Marah akan kebebalanmu
Sakit hati karena perilakumu

Bertobatlah ... bertobatlah... bertobatlah

13.07.21 | perenungan masa pandemik


Sang

Engkau:
Allah Sang Pemberi
Pun Allah Sang Pengambil
Allah Sang Pemelihara
Pun Allah Sang Perusak

Engkau:
Allah Yang Maha Kuasa
Segalanya kepunyaanMu

Siapakah manusia? 
Hanya makhluk sementara yang dihempas ke bumi
Bersujudlah dihadapanNya
Akuilah Dia Yang Maha Besar

13.07.21 | perenungan masa pandemik

Monday, July 12, 2021

Aloha, keiki!

May the flowers bloom in every path you choose
May the leaves give you shades where'er you go
May aloha forever lingers in you

07.07.21 | Welcoming RTA

Thursday, May 06, 2021

Providentia Dei

Stepping forward, leaving all behind
Letting all go to go, starting a new beginning
This is my journey of faith and God's Providence

[5.5.21]

Tuesday, August 25, 2015

(Mungkin) Tidak Lagi Secantik Dulu

Rumahku tidak lagi secantik dulu.
Selalu mulus, terurus, nampak baru.

Rumahku tidak lagi secantik dulu.
Dempulan tersebar disana-sini,
Cat lama-baru seolah saling membenci,
Barang lama-baru seakan berperang,
Tanaman lama-baru seolah berjibaku.

Rumahku tidak lagi secantik dulu.
Bukankah diriku pun seperti itu?
Coreng moreng banyak aib,
Makin ditutup makin nampak,
Dibersihkan pun kotor kembali.

Rumahku dan diriku tidak lagi secantik dulu.
Tapi rumah itu tetap milikku, kesayanganku.
Dan aku tetap milikNya, kesayanganNya.



[230815]

Sunday, May 19, 2013

SUDAH


Sekelebat sepasang mata menatapku
Mata yang nyaris rusak penuh tetesan darah yang mengering
Diatasnya puluhan duri menembusi daging dahi yang setipis kertas
Darah bercampur keringat tidak layak untuk dilihat

Sekelebat pula kurasakan
Bukan pilu atau ngilu terpancar dari sepasang mata itu
Bukan pula sedih atau pedih
Ada yang lain disinar mata itu

Sesuatu yang tulus…entah untuk apa?
Sesuatu yang bermakna…entah untuk siapa?
Sesuatu yang indah…entah bagaimana?
Sesuatu yang suci…entahlah?

Entah kenapa sepasang mata itu memandangku
Seolah aku ini pendosa
Aku pun menundukkan muka berharap bayangan itu pergi
Membawa serta hiruk pikuk rekam kejadian kehidupanku
Yang ditayangkan ulang oleh otak bebalku terus dan terus
Pun disisipkan tulisan besar berjalan lambat berwarna merah terang
DOSA…DOSA…DOSA…

“Oh…Tuhan…cukup sudah…!”
Teriakku melampaui gemuruh duniaku
 “Ampuni aku!”

Dan sepasang mata yang sudah babak belur itu
Memandangku dengan tatapan penuh cinta seolah berkata
Sudah Kulakukan.


[Paska 2013, 310313]

Wednesday, March 06, 2013

Gratifikasi Allah

Bahagia bukanlah usahamu
Sia-sialah kerja kerasmu jika berharap mendapatkannya
Pun kekayaanmu tidak menghasilkan seperempatnya
Doa dan puasamu bukan pula jaminannya
Bagianmu hanya menerima
Karena bahagia adalah cuma-cuma

[050313]

Tuesday, September 18, 2012

b…a…h…a…g…i…a…


Maaf jika harus kuungkapkan rasa ini
Mungkin kau kan iri atau ikut mensyukuri
Tapi ku terlalu bahagia menjalani hari demi hari
Ya…kau tak salah baca…aku bahagia…b…a…h…a…g…i…a…

Mungkin kau menuduh itu sandiwara
Atau  bergunjing sebab musababnya
Tapi ku tak peduli walau mungkin mendengar
Ku tak sakit hati walau harus kontrol diri

Jangan kau pikir karena aku suci
Taat beribadah pun berbuat bajik
Lepas dari dosa semerah kirmizi
Maka bahagia jadi pahala

Aku tetap tidak sempurna
Lemah dalam cobaan
Terbatas dalam talenta
Tidak mengurangi kebahagiaan ini

Aku bahagia karena aku bahagia
Dan kusyukuri tiap kebahagiaan
Buka Kitab Suci jika tak percaya
Semata-mata pemberian Ilahi

[170912]

KasihNya


Kunikmati kasih Allah
Dalam lantunan puji-pujian
Pun rangkaian syafaat
Dan nasehat dari mimbar

Kunikmati kasih Allah
Dalam semarak bunga
Taburan bintang
Kicauan burung

Kunikmati kasih Allah
Dalam tiap interaksi
Antara aku, kau, dia, mereka
Tua, muda, remaja, bayi

Kunikmati kasih Allah
Dalam segala keberadaanku
Maka jiwaku pun tenang
Karena kasihNya

[170912]