Friday, November 29, 2019

Catatan Sebelum Ganti Hari

Hai Pah! Selamat ulang tahun pertama di Kekekalan!

Pastinya bahagia disana. Nggak ada sakit penyakit, lelah tubuh, capek hati, emosi jiwa, stres kerja, tekanan sosial. Nikmat banget kayaknya. Pastinya semua penuh cinta kasih disitu. Nggak ada iri dengki, sodok kanan sodok kiri, senggol bacok, lu-gue (yang ini istilah anak metropolitan, Pah). Kayaknya nikmat banget.

Mbok yo sambil menikmati Kekekalan, bolehlah seringkali doakan kami yang masih tinggal di kefanaan ini. Biar kami lebih peduli dengan bumi ini. Kami sering lupa bahwa kami berbagi bumi ini dengan yang lain: sesama manusia, tumbuh-tumbuhan, binatang, dan segala sesuatu yang ada di alam.

Kadang kami pikir: warna kulit beda, bukan sesama kami; bahasa kami beda bukan sesama kami, keyakinan kami beda, bukan sesama kami. Kadang pula kami pikir: semua tumbuhan, binatang dan segala sesuatu di alam harus kami manfaatkan untuk sebesar-besarnya kepuasan hidup kami.

Jika masih ada pohon yang bisa ditebang, kenapa harus menanam? Jika masih ada banyak air, kenapa berhemat? Jika masih ada gajah, kenapa tidak diambil gadingnya?

Manusia itu edan tenan yo, Pah? Kok nggak sadar bahwa dirinya hanya kesementaraan. Kayaknya sih memang nggak ada yang sadar. Begitu sadar, eh sudah sampe Sorga!

Wis ngono ae yo, Pah. Selamat menikmati Kekekalan!



[25.08.29]

No comments: